Wednesday, December 10, 2008

Penatalaksanaan Terapi Latihan pada Pasien Pasca Sectio Caesarea

Kerangka Proposal KTI
“Penatalaksanaan Terapi Latihan pada Pasien Pasca Sectio Caesarea”

Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I Pendahuluan
A. Latar belakang Masalah
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penulisan
BAB II Tinjauan Pustaka
A. Deskripsi Kasus
1. Anatomi Fungsional
2. Definisi
a. Definisi Sectio Caesarea
b. Jenis Sectio Caesarea
c. Teknik Sectio Caesarea
3. Pembiusan
4. Etiologi
5. Akibat Operasi
a. Akibat Sectio Caesarea
b. Proses Penyembuhan
c. Masalah yang Timbul
6. Komplikasi
7. Prognosis
B. Deskripsi Problematika Fisioterapi
1. Impairment
2. Functional Limitation
3. Participation Restriction
C. Teknologi Intervensi Fisioterapi
1. Terapi Latihan
a. Static Contraction
b. Free Active Movement
2. Breathing Exercise
a. Deep Breathing Exercise
b. Abdominal Breathing Exercise
3. Edukasi
BAB III Rencana Pelaksanaan Studi Kasus
A. Rencana Pengkajian Fisioterapi
1. Anamnesis
2. Pemeriksaan
a. Pemeriksaan Fisik
1) Vital Sign
2) Inspeksi
3) Palpasi
4) Kognitif, Intrapersonal, dan Interpersonal
b. Pemeriksaan Khusus
1) Pemeriksaan Nyeri
2) Pemeriksaan Homan’s Sign
3) Pemeriksaan Diastasis Recti
4) Pemeriksaan Kekuatan Otot
5) Pemeriksaan Fungsional
B. Rencana Pelaksanaan Fisioterapi
1. Tujuan Terapi
a. Tujuan Jangka Pendek
b. Tujuan Jangka Panjang
2. Bentuk Latihan
a. Hari Pertama
1) Abdominal Breathing Exercise
2) Latihan Aktif untuk Bahu , Siku, dan jari-jari
3) Latihan Aktif pada Kaki dan Lutut
4) Positioning
5) Latihan Aktif untuk Otot Tungkai
b. Hari Kedua
1) Sama seperti latihan pada hari sebelumnya
2) Latihan Penguatan Otot perut
3) Latihan Penguatan Otot Dasar Panggul
c. Hari Ketiga
1) Sama seperti latihan pada hari sebelumnya
2) Latihan Duduk dan Berdiri
3) Latihan Pembentukan Sikap Tubuh yang Benar
4) Latihan Rileksasi
d. Hari Keempat
1) Sama seperti latihan pada hari sebelumnya
2) Latihan Jalan
e. Hari Kelima
1) Sama seperti pada hari sebelumnya
2) Latihan Jongkok Berdiri
f. Hari Keenam
Melakukan semua gerakan di atas dengan penambahan intensitas.
3. Edukasi
C. Rencana Evaluasi Hasil Terapi
Untuk mengetahui perkembangan kondisi pasien , meliputi :
1. Peningkatan Elastisitas Otot Perut dengan Diastasis Recti
2. Peningkatan Kekuatan Otot Perut dengan MMT
3. Pengurangan Nyeri dengan VDS
4. Ada Tidaknya Gejala DVT dengan Homan’s Sign
5. Peningkatan Kemampuan Fungsional dengan Indeks Katz


No comments: